|
Kurkumin berpotensi sebagai senyawa penuntun untuk pengembangan inhibitor DPP4 baru |
|
|
|
|
Setelah minggu lalu membahas tentang inhibitor Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP4) sebagai obat antidiabetes, minggu ini molmod.org mencoba membahas kemampuan kurkumin sebagai inhibitor DPP4. Kurkumin, senyawa alami berupa pigmen kuning dalam kunyit (Curcuma longa, L.) berdasar studi docking ternyata berpotensi sebagai senyawa penuntun untuk pengembangan inhibitor DPP4 baru. Pendekatan docking dengan metode default di program Molecular Operating Environment (MOE) 2007.0902 menunjukkan bahwa kurkumin menduduki tempat aktif yang sama dengan analog sitagliptin (kode pdb: 2P8S)1 dengan score yang relatif sama (Kurkumin: -15,64 kkal/mol; analog sitagliptin: -16,77 kkal/mol; Catatan: semakin rendah semakin stabil, semakin bagus ikatannya). Visualiasi tempat aktif di bawah ini menunjukkan bahwa analog sitagliptin memiliki 5 ikatan hidrogen dengan DPP4, yaitu dengan GLU_205-206, SER_209, ARG_358 dan TYR 662, serta interaksi pi-pi dengan TYR_662. Kurkumin hanya memiliki 4 ikatan hidrogen, yaitu dengan GLU_206, ARG_358, TYR_547 dan TYR_662. Hal ini menjelaskan mengapa score senyawa analog sitagliptin sedikit lebih baik dibanding kurkumin. 
Amsterdam, 26 Oktober 2008 Update: Artikel ilmiah tentang studi ini sudah dimuat di Indonesian Journal of Chemistry pada Volume 9 Nomor 1 Tahun 2009. Copy jurnal tersebut dapat dipesan melalui
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
(Rp 40.000, per eksemplar).
|
|
Last Updated ( Sunday, 07 February 2010 )
|